Tips Aplikasi Vehicle Wrapping Dari Pakarnya

Memasang stiker pada kendaraan (mobil) sepertinya mudah dilakukan. Sepertinya semua orang bisa melakukannya. Apalagi dengan teknologi stiker yang kian maju, seperti teknologi air flow dan control tack.

Namun  dalam prakteknya ternyata tidak demikian. Yang terlihat sama sekali berbeda dengan kenyataanya. Mau bukti? Anda mungkin bisa mencobanya sendiri. Coba pasang stiker  (wrap) pada mobil anda, dijamin hasilnya tidak bagus. Memasang stiker di sini maksudnya bukanlah menempel stiker ukuran 10 x 15 cm ya. Yang dimaksud di sini adalah membungkus (wrapping) kendaraan dengan stiker.

Nyatanya, me-wrap mobil memerlukan keahlian khusus. Perlu orang yang benar-benar mahir melakukanya. Maka jangan heran orang atau perusahaan yang akan ‘menghias’ mobilnya perlu datang ke spesialis yang khusus  memberikan jasa ini.

Christyanto, owner  Apliando Sentosa mungkin beberapa dari orang yang mempunyai keahlian tersebut .

Chris merupakan  satu-satunya orang yang mendapatkan sertifikat untuk pemasangan stiker pada pesawat terbang dari 3M. Nah, kali ini Chris  akan membagikan sedikit kiatnya mengenai bagaimana melakukan wrapping mobil. Silahkan dinikmati:

  1. Siapkan ruangan. Kita tidak mungkin melakukannya  di lapangan  atau tempat terbuka lainnya,  karena kemungkinan  berangin, berpasir dan berdebu sangat tinggi. Kemudian siapkan segala macam peralatan seperti kabel, hot gun, pisau, jarum, squeegee,  dll.
  2. Bersihkan mobil dari kotoran yang menempel, lemak,  debu, lumpur dengan sabun. Setelah proses tiu selesai baru kita keringkan. Setalah itu kita bersihkan lagi dengan bensin. Lemak mngkin bisa hilang dengan sabun, tetap kotoran seperti aspal, dengan sabun tidak bisa hilang. Bisa juga membersihkannya dengan tinner, tetapi kalau catnya mobil bukan asli, biasanya akan rusak gara-gara tinner tadi.
  3. Posisioning. Kitap posisikan gambar sesuai dengan yang kita inginkan, atau yang sebenarnya. Kalau kita memasang pada bus, kita harus memulainya     dari belakang ke  bagian depan.  stiker akan  mudah terlepas, karena angin dan air akan mudah masuk ketika mobil berjalan.

Sementara untuk kendaraan yang berukuran  kecil, lebih bagus dilakukan cara tiling, yaitu mencetaknya bagian perbagian, misalnya bagian pintu sendiri. Kelebihan dari cara ini adalah memdudahkan pada saat pemasangan.  Dengan membuatnya per bagian ini, akan mudah ketika memberi area yang lebih lebar pada ujungnya, sehingga akan memudahkan untukmelipaat ke dalam pintu. Kita harus memberikan sedikit ‘daging’.

Kelebihan lain dengan caara persegmen ini, kita tidak perlu banyak orang untuk memasangnnya. Bahkan sendirian pun bisa dilakukan.  Dan kita biasakan untuk orang memasang sendiri-sendiri.

Short URL: http://www.digitalprintingindonesia.com/?p=649

Posted by on Oct 15 2012. Filed under Artikel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Featured Links

    Search Archive

    Search by Date
    Search by Category
    Search with Google

    Photo Gallery

    120x600 ad code [Inner pages]